Tag: jilbab olahraga

Sport Hijab Mahal? Perasaan Anda Doang Kali..

Sport hijab       Berolahraga adalah hak segala bangsa. Terutama buat kaum hawa yang punya agenda untuk menurunkan berat badan atau menyehatkan fisik. Perihal olahraga, ada satu keresahan cewek yang sepele tapi esensial. Utamanya cewek berhijab, adakalanya mereka merasa kesulitan bergerak karena bahan hijabnya kurang mendukung pergerakan tubuh yang atraktif. Beruntung, keresahan itu didengar oleh salah satu warganet bernama @wikurizky. Dia lantas membagikan tips atau semacam solusi untuk memudahkan olahraga tanpa perlu lepas jilbab. Karena jilbab itu kewajiban, bukan halangan.
Untuk mendukung akativitas olahraga, sebenarnya sudah banyak produk hijab sport. Sayangnya, yang produknya berkualitas cenderung mahal

Karena tahu hijab merupakan kewajiban, kini telah banyak tersedia hijab sport yang secara desain dan bahan menunjang aktivitas workout atau olahraga lainnya. Sayang, hijab yang berkualitas harganya relatif lebih mahal jika dibanding hijab biasa. Untuk hijab sport seperti NIKE misalnya, harga yang diaptok untuk sebuah sport hijabnya disekitaran 350 ribu. Yang merek biasa pun harganya 50 ribuan, beda 300 ribuan dari harga hijab biasa. Inilah yang kemudian bikin cewek-cewek enggan membeli hijab sport. Sudah mahal, dipakainya jarang-jarang.

Maka beruntunglah, @wikurizky membagikan tips sekaligus tutorial memanfaatkan kaus jadi hijab sport. Jarang-jarang nih cowok mengerti keresahan cewek
Melihat banyaknya cewek yang suka dan hobby olahraga, @wikurizky memberikn sebuah tips lucu mengakali harga sport hijab yang menurutnya mahal. Dengan memanfaatkan kaus, dia kemudian mempraktikkan bagaimana trik agar kaus tersebut memenuhi fungsi sebagai hijab sport. Caranya pun nggak susah, Guys. Kamu bisa mempraktikkannya sendiri sekarang juga.
Sebuah soal tips mengubah kaus menjadi hijab sport itupun akhirnya viral dan dicoba banyak orang. Warga net ini salah satunya

Hijab Olahraga Murah

 

Begitulah tips atau solusi kocak menyiasati mahalnya hijab sport dengan sedikit berkreasi dengan kaus. Utamakan pakai kaus yang berbahan dry-fit, ya, biar menyerap keringat. Maafkan kelakuan para kaum netizen yang nyeleneh, ya. Mereka memang gitu, selalu kocak. Nah, bagaimana tanggapan para cewek, ya? Apakah mereka bakal mengikuti solusi ini?

“Jangan lupa menutup aurat!”. Itulah yang coba dikenalkan para wanita di ASIAN GAMES 2019

      Gaya hijab para atlet perempuan di ajang Asian Games 2018 menarik perhatian publik. Mereka berhasil mengukir prestasi tanpa meninggalkan keyakinan tentang kewajiban menutup aurat. Selain itu, urusan busana yang menutup aurat ini tentu harus mengutamakan kenyamanan dan menunjang pergerakan bagi para atlet.
Ketika bertanding, ada yang memilih menggunakan hijab sport yang bentuknya seperti jilbab ninja, ada juga yang memakai hijab instan. Plihan model hijab yang dipakai tergantung kenyamanan dan bagaimana busana itu menunjang pergerakan atlet tersebut.

Sekarang semakin banyak hijab sport yang memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan para atlet muslimah. Pada Olimpiade 2012 yang berlangsung di London, Inggris, Sarah Attar adalah satu dari dua wanita yang mewakili Arab Saudi yang tampil dengan hijab. Di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, empat tahun kemudian, seragam Sarah Attar dirancang oleh perusahaan dari Oregon, di Amerika Serikat, bernama Oiselle.

 

Di Hari Wanita Internasional 2016, perusahaan pakaian olahraga asal Denmark, Hummel, mengusung tema ‘Mengubah Dunia Melalui Olahraga’, meluncurkan seragam baru untuk tim sepak bola wanita Afghanistan. Ini adalah perusahaan olahraga pertama yang memasukkan opsi hijab sebagai bagian dari kit tim. Item hijab sport dari seragam ini juga dijual ke publik.
Adapun merek busana olahraga Nike baru saja mengeluarkan hijab sport mereka tahun ini. Mengutip laman Nike, hijab sport ini menggunakan bahan poliester yang ringan dan berpori super kecil agar sirkulasi udara berjalan lancar sehingga tidak panas saat dipakai. Ada ikatan elastis yang bisa disesuaikan dengan kepala pemakai dan jenis olahraganya.

Bahan yang digunakan di leher didesain untuk menghilangkan gesekan dan iritasi yang dapat terjadi ketika seorang atlet berkeringat. Atlet angkat besi perempuan dari Uni Emirat Arab, Amna Al Haddad termasuk atlet yang memberikan saran pada Nike mengenai desain yang diinginkan dan dibutuhkan atlet perempuan yang menggunakan hijab